Kisah Konyol : Office Girl VS Office Boy

OBOG1_dinatropika.wordpress.com

Siapa yang pernah jadi office girl atau office boy? Siapa yang pernah menyangka bakalan jadi OB atau OG? Gue pernah gaiiiisss,, pernaahhh,, dan sampai sekarang pun masih,, sumpah dehh.. ini cerita masih tentang gue dan kantor gue..

Jadi begini ceritanya, dahulu kala saat pindahan office baru dan office baru kita kekurangan OB, kita para karyawan mau tidak mau harus membersihkan ruangan tempat kerja kita. Dahulu di ruangan gue itu ada 3 team yang gabung, di lantai atas itu ruangannya guide banget sumpah. Ada 3 ruang meeting, 1 pantry, 2 ruang Director dan 1 ruang dokumen. Karena OB di kantor gue Cuma ada dua-duanya dan tidak ada yang lain, alhasil semua para karyawan harus membersihkan ruangannya masing-masing.

Kita sebagai orang-orang yang menjunjung tinggi pribahasa “Kebersihan adalah sebagian dari iman”, berinisiatif untuk membuat jadwal piket sendiri. Ruangan yang guedenya naudzubillah itu harus kita bersihkan setiap hari. Bu Hera sang pimpro Piket membuat jadwal piket. Setiap orang tiap harinya pasti kena jadwal piket. Setiap minggu satu orang itu kena 2x jadwal ngelap meja, 2x jadwal nyapu, dan 2x jadwal ngepel. Karena dulu kita ada 3 Tim dan lumayan banyak orang, jadi bisa tiap hari bersih-bersihnya.

Semua yang bersih-bersih nggak pandang bulu, nggak tanggun-tanggung para manajer pun dicantumkan dalam jadwal piket. Bu Hera emang bener-bener deh kalo masalah kebersihan suka paling cerewet. Kita tuh nggak bisa nolak apa yang udah tercantum di jadwal piket. Pengen ganti area tapi nggak bakalan mungkin bisa, semuanya udah paten. Gue yang selalu apes,, pasti aja kebagian area yang susah dipel dan membutuhkan waktu yang lama. Hadeeuuhh,, pasti aja si gue mah bagian terakhir selesainya setiap dapet jadwal ngepel.

Tapi dikarenakan salah satu tim harus pindah ke Plant, akhirnya jadwal piket sekarang diganti 2 hari sekali. Cuma kebagian ngepel sama nyapu, nggak ada jadwal ngelap meja. Dan karena kita kekurangan orang untuk membersihkan ruangan yang guede banget itu, akhirnya jadwal piket diganti hanya 3 kali seminggu yaitu pada hari senin, rabu dan jumat. Setiap orang punya jadwal dan area masing-masing. Bu Hera adalah orang yang selalu mengupdate jadwal piket, dan jadwal piket tersebut ditempel di tembok diatas tempat remot AC bertengger.

Awalnya orang Korea (Mr. Jack & Mr. NI) bingung kenapa setiap hari senin orang-orang pada berkumpul di tempat remot AC. Ternyata doski baru ngeh kalo yang kita lihat adalah jadwal piket dan jobdesk kita setiap piket. Mr. Jack dan Mr. NI langsung tersenyum-senyum. Nah, gaiiss,, bayangin coba pernah nggak kalian bekerja selain jadi staf tapi jadi OB & OG jugaa?? Ini gue ngalamin dan masih terjadi sampek gue posting nih cerita.. huaaaa,, kapan kita punya OB baruuuu???

Gue beserta rekan-rekan yang lain berharap di slip gaji kita tercantum nominal tambahan gaji untuk skill kita “jadi tukang bersih-bersih kantor”. YAP itulah skill tambahan yang kita dapatkan selama bekerja di kantor ini, berguna sekali bukan? Hahahaha…

OBOG2_dinatropika.wordpress.comOBOG3_dinatropika.wordpress.com

OBOG4_dinatropika.wordpress.comOBOG5_dinatropika.wordpress.com

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: