Cerita Konyol : Tingkah Konyol Mr. Eric

Kali ini gue bakal bahas kisah konyol tentang Mr. Eric, kisah lucu sang big boss yang selaluuu aja bikin anak buahnya ngakak ketawa-ketawa. Hmmm,, sebenernya banyak banget cerita tentang kelucuan Mr. Eric, hampir tiap hari kita selalu bahas yang namanya Mr. Eric ini. Tapi untuk saat ini gue Cuma bakalan kasih beberapa cerita aja yaaa.. kalo kebanyakan takutnya gue entar kena somasi,,, hihi..
KESATU : MATI LAMPU
Ceritanya begini,, waktu itu tahun 2013 kalo nggak salah.. Naahh,, setiap anak baru di tim gue diwajibkan untuk presentasi tentang pekerjaan kita. Kebetulan anak baru di tim gue saat itu ya gue, Yune, sama Mbak Diana.. Beberapa kali jadwal presentasi kita diundur gara-gara banyak hal yang mendadak. Dan akhirnya kita semua punya waktu yang tepat untuk melakukan presentasi.
Waktu itu kantor kita masih nyatu di gedung klinik lantai dua. Nah, akhirnya gue booking lah itu satu ruangan training jam 4 sore sesuai keinginan Mr. Eric. Presentasi pun dimulai, gue dapet giliran pertama yang presentasi. Kemudian dilanjut Yune yang kedua, dan Mbak Diana yang terakhir. Oia, pas Yune presentasi itu tiba-tiba Mr. Yang masuk ke ruangan,, hadooohh,, senangnya ada Mr. Yang.. *senyam senyum sendiri sambil salah tingkah* hahaha,, tapi dia langsung keluar ruangan lagi karena kita lagi presentasi.
Setelah semuanya beres presentasi, Mr. Eric langsung maju ke depan sambil menjelaskan mengenai tim kita, tanggung jawab, resiko kerja, dan masa depan tim kita. Di sela-sela pengarahannya itu,, eehhh tiba-tiba lampu mati. Mendadak lah itu ruangan segede alaihim menjadi gelap gulita, kita kaget,, tapi kagetnya kita itu biasa aja nggak ada teriak-teriak dan tingkah aneh lainnya. Beda lagi sama Mr. Eric, dia langsung menjerit, dan malah kita yang bengong. Whhaat?? Mr. Eric yang tubuhnya gede itu takut sama gelap?? Aigooo,,, ckckckck..
Lampu langsung nyala lagi,, Mr. Eric lega dan melanjutkan obrolannya. Tapi eehh tiba-tiba si lampu mati lagi. Mr. Eric langsung bilang “Aiiisshh” dan langsung ngacir keluar ruangan. Pak Irawan pun langsung ikutan keluar untuk memastikan kenapa si lampu mati lagi mati lagi. Gue, Bu Hera, Bu Indah, Yune, sama Mbak Diana cekikikan lihat tingkah laku Mr. Eric. Tak lama kemudian Mr. Eric dan Pak Irawan masuk lagi ke dalam ruangan. Wajah Mr. Eric masih pucat karena ketakutan.
“Saya takut, takut gelap, takut ada hantu.” Kata Mr. Eric sesaat setelah masuk ke dalam ruangan. Kita semua yang ada di dalam ruangan langsung ketawa-ketawa. Gimana nggak ketawa, masa orang Korea yang badannya gede, pikirannya modern, takut sama gelap & hantu?? Helloooww.. hahahhaa… Eehhh Mr. Eric langsung pasang muka cemberutt.. “Yyaaa,,!! Aiishhmaa..!!”. Ampun Mr. Ericc,, ampuuunnnn…
KEDUA : SNACK TAMU
Nah kalo yang ini cerita konyol Mr. Eric yang melibatkan gue. Sumpah dah ini Mr. Eric malah ngajak gue ikut-ikutan konyol. Kalo bukan bos besar, hadoohh,, gue nggak mau deh disuruh yang beginian.. malu-maluin banget sumpahh.. (oohh tidakk,, memalukan sekali pemirsa,, *tutup muka pake masker bengkoang*)
Begini ceritanya,, waktu itu di awal tahun 2014 tim kita kedatangan tamu dari NLO Jakarta. Ada Pak Dewan yang wajahnya cakep beuudd,, ganteng banget sumpah.. semua cewek di tim gue aja pada klepek-klepek sama si Pak Dewan ini. Waktu itu sebelum makan siang, Pak Dewan, Mr. En-Ai, Bu Hera, dan Pak Irawan lagi meeting di Nike Room. Naahh,, tiba-tiba aja Mr. Eric ngintip2 dari kaca pintu Nike Room (Yune cerita kalo Mr. Eric kepo banget sampek ngintip2 matanya ditempelin ke keca pintu).
Setelah kegiatan mengintipnya itu,, eehh Mr. Eric manggil gue. Gue kaget donkk,, kali aja ada yang salah sama gue. Gue langsung jawab aja “Yes Mister, ada apa?”. Mr. Eric nyuruh gue menghampiri dia sambil bilang “Sini sini, come here.” Dan gue pun langsung menghampiri Mr. Eric yang ada di ruangannya, Mr. Eric dengan pelan-pelan nyuruh gue kayak gini. “Dina ya, tolong bawa ke saya cake yang ada di ruangan meeting,” kata Mr. Eric dengan bahasa Indonesianya yang blepeotan. Gue langsung cengo bin bengong. “hmm, excuse Mr. Eric. Cake?” gue bertanya hanya untuk memastikan kalo yang gue denger itu nggak salah. Dia langsung jawab “Ya cake, kue, itu kue di meeting room. Bawa sini ya,” sambil nunjuk2 ruang meeting dan mejanya. Gue langsung jawab iya meskipun gue agak kurang yakin.
Hadooohh ini Mr. Eric permintaannya aneh-aneh deh, itu Mr. Eric nggak malu apa ya,, dia kan lagi ada tamu juga di ruangannya. Sebelum gue keluar ruangan Mr. Eric manggil lagi, “Dina yaa,, chocolate cake yaa..” GUBRAAGG!! DOENG DOOEENGG!! Chocolate cake? Maksudnya brownies gitu?? Aigooo.. oia lupa, Mr. Eric kan suka banget sama brownies.. ckckck,, Eh tapi please deh,, kok dia sampek tahu sih kalo di ruang meeting ada brownies segala. Pasti dah tuh tadi ngintipnya jelas banget,,pasti matanya langsung tertuju sama kue berwarna coklat yang bernama brownies.. UUULALAAA.. iiiyyuuhh..
Dengan gontainya gue keluar ruangan Mr. Eric.. gue bingung harus berbuat apa.. gue culang cileng alias bingung alias bengong alias hopeless,, gag tau harus berbuat apa.. gue langsung cerita ke Yune sama Teh Dian GA yang kebetulan lagi ada di Nike Lounge (Nike Room posisinya berhadapan sama Nike Lounge). Mereka cekikikan lihat gue yang bingung karena bentar lagi gue bakalan melakukan aksi yang memalukan. Dengan sangat hati-hati, gue pemanasan dulu, persiapkan mental, fisik, jiwa dan raga, tarik nafassss,, daann akhirnya masuk ke ruangan meeting.
Semua orang langsung lihat ke arah gue. OMAYGAADD!!, Pliiss,, pliiiss atuh lah jangan tanya gue.. Mr. En-Ai yang orangnya kepoan dan detail banget langsung nanya ke gue. “What are you doing Dina?” “I’m sorry Mr. En-Ai, Mr. Eric want some cake” saking malunya gue, gue nggak bisa jawab pertanyaan Mr. En-Ai dengan mulus. Ditambah ekspresi Bu Hera yang mungkin kalo ditranslate ke bahasa verbal menjadi kayak gini: “Ngapain lu ambil2 kuenya udiiinn??”. Plis jangan tanya gue,, jangan tanya gue saat itu.. ini perintah dadakan Mr. Eric, perintah konyol yang bikin malu gue di depan semua orang. Hhhooooaaaaaaa😥
Pas gue kasih satu piring berisi brownies dan kue monde, Mr. Eric dengan senangnya langsung bilang “Terimakasih,”.. iyyuuhh deehhh,, tunai sudah mission impossible gue kali ini..
KETIGA : SERANGAN LEBAH
Semua orang gue yakin takut sama lebah, tapi ada yang kadar takutnya biasa aja dan ada juga yang kadar takutnya luar biasa. Untuk Mr. Eric menurut gue segalanya menjadi luar biasa. Mr. Eric ini menurut gue sifat dasar alaminya yang selalu muncul tiba-tiba adalah rasa parnonya dia. Gimana nggak parno, masa sama binatang kecil bernama lebah aja takutnya ampek manggil-manggil semua bawahannya.
Mari kita mulai ceritanya..
Once upon a time,, di jaman Edo terdapatlah kaisar yang gagah nan rupawan bernama Hwang Eui Seung (panggilan bekennya Eric). Di istananya yang megah itu tiba-tiba dia mendapat serangan dari kaum serangga. Serangan tersebut datang dari seorang panglima perang bernama Lebah, tubunya kecil tapi suaranya menggaung dan mempunyai senjata yang sangat berbahaya. Panglima perang ini sangat aktif sekali mencari tempat yang nyaman untuk berperang di kawasan istana kaisar. Sang kaisar yang mengetahui keberadaan sang musuh langsung sigap dan menyuruh bawahannya Panglima Perang Indah untuk mencari tahu tempat persembunyian Lebah tersebut.
Akhirnya Panglima Indah beraksi dan menemukan tempat persembunyian sang Lebah. Tapi kemudian sang lebah mendadak menjadi sangat agresif, dia terbang kesana kemari mencari alamat (eh salah, itu lagunya ayu ting2) hahaha.. sang Lebah pun berputar putar sehingga membuat Kaisar bingung dan ketakutan. Panglima Indah tidak bisa berbuat apa2, kemudian Kaisar menyuruh Panglima Hera untuk mengusir dan menangkap sang Lebah.
Panglima Hera awalnya menolak, karena dia juga takut sama Lebah. Dulu sang Lebah adalah mantan kekasih Panglima Hera, Panglima Hera tidak ingin melihat lagi sosok sang mantan, dia takut tersengat cintanya sang Lebah,, (eeaakk,, apalagiii tho iki diinn?? Makin nggak nyambung,, hahaha). Tapi pada akhirnya Panglima Hera ikut Kaisar mengusir Lebah,,tapi Lebah tetap tidak keluar dari Istana. Panglima Hera menyerah,, kemudian datanglah Panglima Dina yang ingin menyelamatkan istana dan kaisar dari gangguan sang Lebah.
Panglima Dina langsung mengambil pedang sapu untuk mengusir sang Lebah, trik ini tidak berhasil. Kemudian ia diberi senjata semprot nyamuk oleh Kaisar. Panglima Dina hanya bisa semampunya tapi dia pun tidak berhasil. Akhirnya kaisar mengambil kembali senjata semprot dan secara membabi buta menyemprotkan ke seluruh penjuru istana. Tiba-tiba sang Tabib istana datang di akhir perang, Tabib Carsih pun membawa senjata semprot dan sapu. Sang Lebah luka parah karena saking banyaknya menghirup cairan dari senjata yang disemprotkan oleh kaisar. Lebah pun tumbang dan jatuh terjerembab di lembah istana. Panglima Dina dan Tabib Carsih pun langsung membawa mayat Lebah ke luar istana.
Alhasil kini seluruh istana wangi dengan senjata semprot yang bernama baygon itu. Seluruh Panglima bersorak ketawa ketiwi melihat aksi perang kaisar melawan Lebah. Ini kali pertamanya sang Kaisar terlihat konyol di semua kalangan warga QA, SM, dan BU.. Akhirnya Kaisar pun lega dan riang melihat lawannya tumbang. Cerita pun berakhir sampai disini.
Hadoohh,, capek juga ternyata gue ngetiknya. Beginilah pemirsa kelakukan aneh bin konyol dari atasan gue yang terlihat berwibawa, berkharisma, cool, dan gagah banget.. ini dia sisi lain dari kisah seorang Direktur.. sisi lain yang konyol tapi membuat keceriaan bagi orang-orang di sekelilingnya..

  1. hahaiii…… bakar menyan aja ntar malem.. kwkwkwkwk

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: